Wednesday, September 21, 2016

Sinar

Pepohon malar itu diam bungkam di tepi tasik
Terlihat laki-laki itu tegak berdiri
Sorotan matanya seakan layu menerkam jiwa

Awanan berlari anak
Angin sepoi menyapu muka mencalarkan
Masihkah ada sinaran yang bisa tenangkan jiwa?

Tiada tersangka sinar itu hadir walau menyepi
Di celah rimbunan dedaun hijau kau cari
Pasti...


[19.37 | 20 September 2016]

No comments

Post a Comment

© by Cassem's Doter
Maira Gall